Beranda TERBARU Bukan Hanya Dirreskrimsus Polda Riau, Kapolres Pelalawan Juga Harus Segera Mengungkap Dosa...

Bukan Hanya Dirreskrimsus Polda Riau, Kapolres Pelalawan Juga Harus Segera Mengungkap Dosa Kadis PU Hasan Tua Tanjung

172
BERBAGI
KAPOLRES PELALAWAN
KAPOLRES Pelalawan (Foto Sebelah Kanan), AKBP. Kaswandi Irwan, S.IK

RIAU.KABARDAERAH.COM, PANGKALANKERINCI — Pengungkapan kasus atas Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan (PPPJ) di Daerah Kabupaten Pelalawan masih tergolong lamban.

Pasalnya sudah begitu banyak laporan yang dilayangkan oleh berbagai Organisasi Kemasyarakatan maupun LSM Anti Korupsi di Provinsi Riau, namun misteri akan permasalahan itu masih berjalan ditempat.

Kasus yang menyeret Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan, Haji Hasan Tua Tanjung ST MT itu  sampai hari ini (15/09/2018) belum menemukan titik terang.

Padahal laporannya sudah sampai di Polda Riau. “Iya benar, Surat kami, atas nama DPD JLN Riau telah terkirim di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau”  tutur Muhammad Ikhwan, Aktivis DPD JLN Riau.

Menurutnya, Laporan atas pengerjaan proyek itu, bermula karena memang diketahui tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku serta Pekerjaan Proyek itu tidak sesuai Spesifikasi yang termuat di Pengejawantahan APBD Kabupaten Pelalawan tahun anggaran 2016 yang lalu.

“Selain Dirreskrimsus Polda Riau, kami juga sangat berharap dengan bapak Kapolres Pelalawan, supaya dapat ambil bagian dalam setiap proses penanganan kasus ini”  harapnya.

Adapun rujukan atas surat yang dimaksud, berasal dari Undang-Undang Republik indonesia nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan juga menggunakan Undang-Undang Republik indonesia nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN PELALAWAN
Foto Ilustrasi : Ayo Kita Bisa Lawan Korupsi.

Dijelaskan bahwa, Pekerjaan Paket 10 (sepuluh) yakni dalam rangka Peningkatan Jalan poros desa tambak (aspal 1 km) dan Peningkatan Jalan Langgam menuju Tambak (Rekon + Aspal = 1,5 km. Perlu diketahui, bahwa Kecamatan Langgam memiliki HPS Rp  6.598.283.000 dari harga penawaran sebesar Rp 5.703.214.000 oleh PT Hadolus Ambo.

Berikutnya, Pekerjaan Paket 30 (tiga puluh), Peningkatan jalan Ukui menuju Kerumutan (Segmen simpang Ukui sampai ke Kawasan Pasar Genduang. Sifatnya memang Rigid Pavement), dengan HPS Rp 16.996.824.000 dan Harga Penawaran Rp 14.778.056.000 pada tahun anggaran 2016 yang lalu.

Serta Pekerjaan terakhir, yang terdapat di Paket 32 (tiga puluh dua), tentang Peningkatan jalan Langgam menuju Gondai atau segmen pasar baru sampai ke simpang tengkorak (Aspal) dengan pagu Anggaran Rp 11.550.000.000 dan HPSnya sebesar Rp 11.530.898.000 serta harga penawaran akhir sebesar Rp 9.977.092.000 oleh perusahaan pelaksana, yakni PT Paluh Indah.  (*)

Laporan : ELYUNUS
https://www.riau.kabardaerah.com
loading...