Beranda HEADLINE Pak Gubernur ! Tanah Bekas Galian Proyek Pembangunan RSJ Tampan Berserakan

Pak Gubernur ! Tanah Bekas Galian Proyek Pembangunan RSJ Tampan Berserakan

287
BERBAGI
RSJ Tampan
Keterangan Foto : Papan 'Plank Nama' Proyek Pembangunan Gedung Poliklinik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Riau.

KABARDAERAHRIAU.COM, PEKANBARU — Masyarakat yang tinggal di kawasan Kecamatan Tampan, khususnya yang melintasi jalan HR Soebrantas. Mulai dari gerbang Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Jalan Balam Sakti hingga sampai ke persimpangan lampu merah tabek gadang, Sampai saat ini masih terganggu oleh Polusi Udara yang ditimbulkan bekas tanah berserakan, hasil dari galian proyek pembangunan rumah sakit tersebut.

Keluhan itu disampaikan Solihin, salah seorang pedagang Bendera yang biasa mangkal di pinggir jalan, tepat didepan gerbang RSJ Tampan.

“Ini semua asalnya dari truck yang keluar masuk disana (RSJ Tampan-red). Karena ada Proyek Pembangunan gedung di RSJ itu. Tapi kenapa kami lihat jadi asal-asalan seperti ini”  tuturnya.

Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, ‘Sampah-Sampah Tanah’  yang berserakan dan tak kunjung disapu tersebut, Dikhawatirkan bisa masuk kembali ke dalam saluran drainase yang berada di sekitar jalan tersebut. Apalagi setiap hujan turun, ‘Serakan Tanah’  itu berubah jadi Lumpur, sehingga mengotori jalanan serta sangat mengganggu kenyamanan para pengendara sepeda motor.

Menurut Eli Anita (Mahasiswi), yang merupakan penggendara sepeda motor dan kerap kali melintasi jalan di depan RSJ Tampan itu menyampaikan kekesalannya.

Rumah Sakit Jiwa Tampan
Keterangan Foto : Kondisi Jalanan Yang Kotor, Penuh Dengan Tanah dan Debu  (JL. HR Soebrantas, Panam – Pekanbaru).

Ketika diwawancarai Jurnalis www.riaukabardaerah.com, Eli mengatakan bahwa situasi dan kondisi tersebut sudah lama terjadi. Namun tidak ada satupun upaya yang dilakukan oleh Pimpinan Proyek maupun dari Pimpinan Rumah Sakit tersebut.

“Yang saya herankan, kenapa kondisi ini dibiarkan berlarut-larut. Sudah jelas didepan mata jalanan kotor, penuh dengan tanah, lumpur dan debu, tapi semua pihak diam membisu. Padahal menurut saya, pastilah mereka itu atau yang punya proyek tahu akan masalah ini, Wallahuallam”  kesalnya.

Sebut Eli, bahwa dirinya juga sangat heran dengan Keteledoran dari pimpinan rumah sakit, dalam hal ini Direktur RSJ Tampan. Karena menurutnya, tentu yang bersangkutan acap kali melewati jalan yang penuh dengan tanah tersebut.

“Pak Gubernur !, tolong kami pak, sampai kapan kami hirup debu-debu ini ?!” Tanah berserakan dijalanan, Lumpur juga mengancam keselamatan kami. Padahal disini ada ibu Direktur RSJ Tampan. inikan bawahan bapak, tolong kami pak Gubernur ! buk Dirutnya sudah terlelap tidur. Tolooong pak Gubernur…”  teriak Eli, seraya menegaskan kekesalannya.

Menindaklanjuti Keluhan ini, Jurnalis riau.kabardaerah.com bergegas menuju ruang Dirut RSJ Tampan, di gedung baru lantai 2.  Namun setibanya disana (01/08/2018), Dirut RSJ Tampan tidak berada ditempat. Menurut pegawai yang bertugas disitu, mereka tidak tahu keberadaan buk Dirut.

“Entahlah, kamipun tak tahu, dari tadi tak ado kami tengok”  ungkapnya.  Informasi dari Security yang berjaga pada saat itu, Dirut sudah dari pagi keluar.

“Buk Dirut tadi ada kelihatan mobilnya, tapi sekarang sudah keluar, yang saya tahu ibu pergi ke Kantor Gubernur dan setelah itu ikut rapat di Kantor DPRD Riau”  jawab Adi, salah seorang Security yang berjaga di Pos utama RSJ Tampan.

Tak hanya sampai disitu, Jurnalis riau.kabardaerah.com juga langsung bergerak menuju lokasi proyek tersebut, yang berada didalam lingkungan satu pagar RSJ Tampan. Namun tidak berhasil menemui Humas dari Perusahaan ataupun Kontraktor yang menjalankan proyek tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, Dirut RSJ Tampan maupun Pimpinan Proyek itu sulit untuk ditemui. “Kalau sampai keluhan ini tidak ditanggapi dengan serius, maka bukan hanya masyarakat saja yang marah. Kami juga atas nama Lembaga Swadaya Masyarakat, tentunya akan melakukan langkah-langkah yang lebih serius lagi”  sambung Muhammad Amiruddin, Aktivis Anti Korupsi Kota Pekanbaru.

Dalam pernyataan persnya, Amir menegaskan bahwa keluhan itu wajib dijawab dan ditanggapi serius oleh keduabelah pihak.

“Memang hal-hal seperti ini sering terjadi. Pemerintah, Swasta atau Pihak manapun yang menjalankan proyek,  tetapi justru masyarakat umum yang rugi dan dapat imbasnya”.

“Bila perlu selanjutnya kami dan teman-teman media juga akan Konperensi Pers (Konpers), sekaligus menyurati Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI Perwakilan Riau),  agar dapat meng-Audit kembali proyek pembangunan gedung Poliklinik di RSJ Tampan tersebut”  tutupnya.  (*)

Berikut ini Sebahagian Hasil Dari Bukti Dokumentasi Foto, Permasalahan  ‘Non-Prosedural’  Proyek Pembangunan Poliklinik Gedung RSJ Tampan, Pekanbaru – Provinsi Riau
Laporan : ELYUNUS
https://www.riau.kabardaerah.com
loading...