BENGKALIS,KABARDERAH.COM, – Upaya memperkuat sinergi antara lembaga adat dan para pemangku kebijakan terus dilakukan. Hulubalang Tameng Adat Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, menggelar silaturahmi bersama Anggota DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan (Eet), sebagai bagian dari konsolidasi aspirasi masyarakat serta mempererat hubungan kelembagaan.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Hulubalang Tameng Adat Kecamatan Bukit Batu, Muflizar, SE, didampingi Ketua Bidang Keanggotaan, Mega Zainal. Momentum itu dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Ketua Hulubalang Tameng Adat Kecamatan Bukit Batu, Muflizar, SE, mengatakan bahwa silaturahmi merupakan tradisi yang harus terus dijaga sebagai sarana membangun kebersamaan antara masyarakat adat dengan para wakil rakyat.
“Silaturahmi ini bukan sekadar mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat agar dapat diperjuangkan di tingkat Provinsi Riau. Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi kemajuan daerah,” ujar Muflizar.
Sementara itu, Ketua Bidang Keanggotaan Hulubalang Tameng Adat Kecamatan Bukit Batu, Mega Zainal, menegaskan bahwa organisasi adat memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya Melayu sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Menurutnya, kolaborasi yang baik dengan para pemangku kepentingan akan memperkuat upaya pembangunan yang tetap berpijak pada nilai-nilai adat, budaya, dan kearifan lokal.
Di hadapan jajaran Hulubalang Tameng Adat, Anggota DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan (Eet), menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menilai komunikasi yang baik antara organisasi kemasyarakatan, lembaga adat, dan legislatif menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Indra Gunawan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat guna menyerap aspirasi yang nantinya dapat diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat provinsi.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung masukan dan kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan tentu akan menjadi perhatian dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis turut menjadi pembahasan, mulai dari penguatan pelestarian adat Melayu, pemberdayaan masyarakat, hingga pembangunan daerah yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya di Kecamatan Bukit Batu.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi yang berkelanjutan, sehingga hubungan harmonis antara lembaga adat dan unsur legislatif dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat. Ajhay












